Home » » Menanam Pengetahuan Gizi dan Kesehatan untuk Ibu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH-Prestasi)

Menanam Pengetahuan Gizi dan Kesehatan untuk Ibu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH-Prestasi)

Posted by Bunda Gizi

Jakarta, GIZINET (16/10). Pernah mendengar Program Keluarga Harapan (PKH)? Singkatnya PKH merupakan program bantuan tunai untuk keluarga sangat miskin yang memenuhi salah satu dari kriteria (dalam keluarga terdapat anak usia 0-6 tahun, anak dibawah 18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar, atau ibu hamil/nifas) dengan syarat keluarga tersebut bersedia memenuhi kewajiban terkait pendidikan dan kesehatan. Program ini bertujuan untuk membantu rumah tangga sangat miskin menghindari kemiskinan dan memastikan generasi berikutnya sehat serta mampu menyelesaikan pendidikan dasar (SD dan SMP).

Dalam perjalanannya, PKH berkembang kearah yang lebih spesifik salah satunya PKH-Prestasi yang mengarah pada peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan gizi serta penguatan koordinasi multi sektor sehingga memungkinkan peningkatan dampak PKH terhadap penanggulangan stunting pada anak. Salah satu terobosan dari PKH-Prestasi adalah terbentuknya kegiatan rutin berupa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang merupakan wadah bagi ibu-ibu anggota Program Keluarga Harapan (PKH) untuk belajar tentang kesehatan dan gizi. Cara belajar yang dilakukan melalui wadah ini memang agak berbeda, para ibu tidak belajar seperti halnya anak sekolah. Mereka belajar dengan cara menonton video, saling bercerita, bermain dan saling mendengarkan ditemani oleh seorang Pendamping Keluarga PKH yang sebelumnya telah dilatih tentang kesehatan dan gizi. Dalam pertemuan ini sesekali pendamping mendatangkan bidan desa sebagai sumber informasi.

Biasanya pertemuan yang diselenggarakan setiap satu bulan sekali ini dilaksanakan di rumah ibu ketua kelompok atau anggota lainnya sesuai kesepakatan. Satu kelompok terdiri dari 12 sampai 14 orang. Setiap kali pertemuan pendamping akan memfasilitasi dengan materi yang berbeda sesuai kebutuhan anggota. Materi yang telah dilatihkan kepada para pendamping diantaranya tentang anak pendek dan pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), gizi ibu hamil, pelayanan ibu hamil, persalinan masa nifas, Air Susu Ibu (ASI), Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), BAB di jamban dan cuci tangan pakai sabun, serta kesakitan pada anak.



Kegiatan P2K2 ini telah berjalan di wilayah PKH-Prestasi Kabupaten Brebes dengan Pendamping PKH yang tersebar hingga ketingkat desa. Kerja bersama antara Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan UNICEF dengan mentrasfer pengetahuan tentang kesehatan dan gizi kepada ibu-ibu anggota PKH melalui Pendamping PKH dibantu petugas kesehatan ini diharapkan mampu membantu upaya meningkatkan kesadaran dan perbaikan cara hidup keluarga yang mendapat bantuan PKH menjadi lebih baik termasuk dari sisi kesehatan dan gizinya. (YuniZ/redaksi)


Pasang iklan di sini

0 comments:

Post a Comment

Menu :
Powered by Blogger.